John Juanda adalah nama seorang pemain poker profesional di dunia yang berasal dari Indonesia, tepatnya berasal dari kota Medan. Namanya sering kali menjadi perbincangan hangay oleh para penggemar poker online di dunia, khususnya di Indonesia. John Juanda menjadi salah satu pemain poker profesional terbaik dunia yang berasal dari Indonesia.

John tinggal dan dibesarkan di Indonesia sampai tahun 1990 ketika dia memutuskan untuk pindah dan melanjutkannya pendidikannya di Oklahoma State University, Amerika Serikat.

Lahir dari Keluarga Pemain Judi

John Juanda lahir di Medan, 8 Juli 1971 dan merupakan anak sulung dari empat bersaudara. Ayahnya adalah seorang pemain judi dan suka mabuk-mabukan sewaktu John masih kecil. Hal itu membuat ayahnya sering mengalami kekalahan karena bermain sambil mabuk, membuatnya tidak bisa berpikri dengan fokus.

Ayah John sendiri selalu menasihatinya agar tidak bermain judi, namun John tidak mendengarkan nasihat itu. Sekarang, John telah berhasil menjadi seorang pemain poker profesional di kancah internasional.

Namun, dia tidak pernah meniru kebiasaan buruk ayahnya dengan meminum minuman keras ketika sedang bermain di meja poker. Sebaliknya, dia malah sering memesan minuman untuk diberikan kepada lawannya.

Bermain Judi Pertama Kali Saat SD

Di masa kecilnya, John Juanda sangat kurang diperhatikan oleh kedua orang tuanya. Dia tinggal bersama kakek dan neneknya di Medan, Sumatera Utara, sementara kedua orang tuanya pergi ke luar kota untuk membuka usaha dan memenuhi kebutuhan hidup.

John sudah bermain judi sejak dia masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Dia sering bertaruh melalui permainan kelereng untuk mencari uang. Ternyata, jiwa berjudi memang sudah ada di darahnya.

Mulai Mengenal Poker

John Juanda pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1990 untuk melanjutkan pendidikannya di Universitas Oklahoma. Pada saat itu dia juga menjadi seorang bintang atlit larik jarak 200 meter hingga 5.000 meter di kampusnya.

John pertama kali merasakan bermain poker saat seorang temannya mengajaknya dan mengajarkannya bermain poker. Meskipun memahami sedikit bahasa Inggris saat pertama kali menginjakkan kaki di Amerika, namun dia tahu permainan ini berkaitan erat dengan sejarah negara tersebut.

Setelah menyelesaikan gelar sarjananya di Universitas Oklahoma dalam bidang pemasaran dan manajemen, dia kemudian pindah ke Seattle untuk bekerja dan melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar master.

Dia mengerjakan segala macam pekerjaan yang bisa dilakukannya untuk membiayai kuliahnya, termasuk menjadi pialang saham dan menjual Alkitab. Meskipun beragama Buddha, ia justru memenangkan penghargaan sebagai penjual Alkitab.

Di akhir pekan dan waktu luangnya, dia selalu pergi ke kasino terdekat untuk bermain poker. Dari situlah dia mulai mengasah keterampilannya bermain poker dan dengan cepat mampu menghasilkan uang dengan bermain.

Seperti yang diceritakannya dalam cerita Universitas Seattle, “Saya akan menghabiskan 12 jam untuk bermain poker, lalu pulang tidur, dan saya tidak sabar untuk bangun dan bermain lain di hari berikutnya.”

Setelah menyelesaikan gelar MBA-nya pada tahun 1996, John memutuskan bahwa poker akan menjadi karir berikutnya. Dengan uang yang dimilikinya pada saat itu, dia memulai karirnya sebagai pemain poker. Sejak saat itu dia mulai menjadi seorang pemain profesional penuh waktu yang mendedikasikan seluruh waktu dan tenaganya sepenuhnya untuk terjun dalam dunia poker.

Dia terus bermain di kasino favoritnya sampai dia memutuskan untuk pindah dan menetap di dekat Los Angeles, California untuk mencari pemain yang berani bertaruh lebih besar.

Karir Sebagai Pemain Poker Profesional

John Juanda pergi ke California untuk mengikuti berbagai macam turnamen poker. Dia tidak pernah meraih kemenangan dalam jumlah yang besar sampai tahun 2001. Namanya mulai dikenal saat dia berhasil meraih kemenangan di World Poker Open Championship dan di sanalah awal mula karirnya sebagai pemain poker profesional.

Dari tahun 2001 hingga 2002, John berhasil menjadi salah satu pemain terbaik dalam Card Player Magazine’s tournament Player of the Year. Dia juga memenangkan empat gelar dalam World Series of Poker (WSOP) dan gelar World Poker Open Championship. Pada November 2004, dia memenangkan acara Professional Poker Tour perdana di Casino Foxwoods di Connecticut.

Semua penghargaan itu tidak membuatnya puas dan berhenti di situ saja. Ia terus mengincar gelar-gelar lainnya sehingga keberuntungan pun datang padanya di tahun 2014 saat dia berhasil menjadi juara pertama pada acara tour para pemain poker profesional dengan mencetak 14 table.

Berikut ini adalah beberapa kemenangan yang sudah berhasil didapatkan oleh John Juanda dalam berbagai turnamen.

Tahun Turnamen Hadiah (US$)
2002 $1,500 Triple Draw Lowball Ace to Five $49,620
2003 $2,500 Seven Card Stud Hi-Lo Split $130,200
2003 $2,500 Pot Limit Omaha $203,840
2008 £10,000 No Limit Hold’em Main Event $1,539,250
2011 $10,000 2–7 Draw Lowball Championship $367,170

Janji John Juanda Setelah Pensiun Bermain Poker

John Juanda mengaku bahwa kesuksesan besar yang dicapainya dari permainan poker tak lepas dari campur tangan Tuhan. Karena itu pula. sebagai wujud terima kasihnya, dia berencana untuk menyediakan perawatan medis gratis bagi masyarakat Indonesia saat dirinya pensiun bermain poker.

Pria yang dikenal sebagai Raja Judi dunia asal Indonesia ini berjanji menyumbangkan Rp28 Miliar untuk medis dan memberikan pengobatan gratis.

Sebagai seorang warga Indonesia, kita patut bangga kepada John Juanda yang telah berhasil sukses dengan bermain poker dan tetap memiliki niat yang baik dalam dirinya.

Selain sebagai hobi dan mengisi waktu luang, poker juga bisa dijadikan sebagai sarana untuk menghasilkan uang. Dengan banyaknya situs poker online terpercaya yang tersedia saat ini, tidak ada lagi batasan bagi kita semua untuk bergabung.

Untuk bergabung dan mendapatkan kesempatan untuk meraih kemenangan besar, anda bisa kunjungi situs idn poker online terpercaya Monsterbola. Ada banyak bonus yang bisa anda dapatkan, dan juga berkesempatan untuk mengikuti turnamen dengan hadiah yang besar.